Tips Mudah Memotret Landscape Agar Terlihat Lebih Menarik

Memotret landscape atau pemandangan bisa dibilang susah susah gampang. Setidaknya Anda perlu memastikan bahwa Anda telah menerapkan beberapa tips yang ada di bawah ini, sehingga Anda akan lebih mudah menghasilkan foto landscape yang menarik dan membuat banyak orang terkesan melihatnya.

  • Hindari Mengabaikan Waktu

Waktu sangat penting untuk diperhatikan ketika Anda sedang berencana untuk memotret landscape. Oleh sebab itu, ada istilah yang sering muncul terkait dengan pemotretan landscape, yaitu golden time, sebab Anda perlu memastikan bahwa waktu yang Anda pilih untuk memotret landscape itu adalah waktu yang tepat. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk digunakan ketika akan memotret landscape? Menurut para fotografer ternama, waktu yang tepat adalah satu jam menjelang dan dua jam setelah matahari terbit selain itu dua jam menjelang dan satu jam setelah matahari terbenam.

Perlu diketahui, saat satu jam jelang dan setelah matahari terbit merupakan waktu terbaik untuk digunakan memotret landscape tepatnya untuk mendapatkan suasana terbaik di sekitar landscape tersebut apalagi Anda juga berpeluang mendapatkan blue hour yang bagus. Sementara itu dua jam setelah matahari terbit dan dua jam jelang matahari terbenam merupakan waktu yang paling tepat jika Anda ingin menghasilkan foto landscape indah dengan sinar matahari lembut keemasan yang tentunya akan semakin membuat hasil foto Anda akan terlihat lebih menarik.

  • Cari Sudut Pengambilan Foto Yang Unik

Hasil foto landscape yang bagus tentu saja tidak bisa diambil dengan cara yang biasa, oleh sebab itu diperlukan sudut pengambilan gambar (angle) yang unik, sebab meskipun landscape yang akan dijadikan sebagai objek foto itu biasa saja akan menjadi luar biasa jika foto diambil dari sudut pengambilan yang unik. Usahakan untuk tidak mengambil angle foto yang sudah banyak digunakan orang lain, bila perlu untuk bisa menghasilkan foto yang tampak berbeda dan lebih indah Anda dapat menerapkan posisi low angle atau high angle. Akan lebih bagus lagi, jika Anda berjalan beberapa meter dari posisi yang sering digunakan banyak orang, cara seperti itu bahkan akan dapat membuat Anda menghasilkan foto yang ekslusif. Jadi, intinya walaupun sebuah foto diambil di lokasi yang sama, namun sudut pengambilan fotonya unik akan bisa menghasilkan foto yang lebih terlihat mengesankan.

  • Lakukan survey sebelum memotret

Pada saat berburu tempat memotret landscape akan lebih baik jika Anda menyempatkan waktu untuk melakukan survey sehari sebelumnya. Cara seperti itu, perlu dilakukan jika Anda ingin mendapat lokasi pemotretan landscape terbaik di tempat tersebut. Selain itu, bila perlu Anda juga bisa mencari informasi dengan cara bertanya ke teman atau bisa juga lewat internet.

Tips Memanfaatkan Fitur Slow Sync Flash Pada Kamera Digital

Kini sudah banyak kamera digital yang dilengkapi dengan berbagai fitur canggih dan menarik sehingga tentu saja akan semakin membantu penggunanya untuk menghasilkan foto yang keren. Salah satu fitur yang saat ini sudah cukup sering ditemukan di sebuah kamera digital adalah fitur slow sync flash. Pada dasarnya, fitur ini digunakan pada saat Anda ingin memotret dengan slow shutter speed bersamaan dengan flash, atau dengan kata lain, fitur ini akan sangat membantu Anda ketika ingin memotret objek bergerak di tempat yang kurang mendapatkan cahaya.

Pada saat Anda mengaktifkan fitur slow sync flash ini maka bukaan pada kamera akan lebih lama terbuka sehingga secara otomatis akan semakin banyak pula cahaya di sekitar objek yang akan dipotret (ambient light) akan masuk ke dalam sensor kamera. Efek pada hasil foto yang diambil menggunakan fitur ini, maka foto tersebut akan terlihat lebih alami dengan tampilan latar belakang jadi lebih terang, meskipun Anda mengambil foto tersebut di sebuah tempat yang kurang cahaya. Oleh sebab itu, fitur ini paling tepat untuk diterapkan ketika Anda akan mengambil foto pemandangan malam dan objek yang berada di dalam ruangan minim cahaya. Namun, agar fitur slow sync flash ini lebih bisa bekerja lebih maksimal maka Anda harus menggunakan tripod ketika akan memotret atau jika tidak ingin repot Anda harus menggunakan kamera yang telah dilengkapi dengan lensa yang memiliki image stabilization, sehingga hasil foto akan semakin tajam dan bebas blur.

Cara mengatur slow sync flash juga terbilang cukup mudah, jika kamera yang Anda miliki itu adalah kamera DSLR maka Anda harus mencari pengaturan fitur slow sync flash dalam menu yang ada di kamera Anda. Bagian pengaturan untuk fitur ini berbeda pada masing-masing kamera, namun biasanya fitur ini berada dalam menu custom functions. Maka dari itu, jika Anda ingin mengaktifkan fitur ini, sebelumnya, Anda perlu membaca buku panduan kamera yang Anda miliki itu.

Beberapa jenis kamera malah memiliki pengaturan fitur slow sync flash ini secara manual dengan mulai dari pengaturan exposure hingga untuk mengatur power flash, namun jika kamera Anda termasuk jenis kamera compact, maka pilihan kendali untuk mengatur fitur akan lebih sedikit serta biasanya juga mode pilihan untuk memotret hanya terdiri dari night mode dan party mode sehingga sehingga secara otomatis kamera akan langsung memilih fitur slow sync flash ini. Sementara itu, teknik memegang kamera juga tidak kalah penting untuk diperhatikan, pada saat Anda akan menggunakan fitur ini, maka dari itu hindari getaran tangan ketika memotret dengan cara mengaktifkan fitur stabilizer pada kamera Anda atau dengan bantuan tripod.